BELAJAR THE MAGIC MARKETING FUNNEL DI SBDKK

Posted on

Banyak hal yang saya dapatkan setelah bergabung di Sekolah Bisnis DuaKodiKartika.com, terutama pengetahuan tentang bisnis. Nah, pada tulisan kali ini adalah rangkuman apa yang saya dapat dari salah satu episode di SBDKK. Episode ini berjudul The Magic Marketing Funnel.

 

Buat teman-teman yang ingin bisnisnya melesat buruan deh daftar di Sekolah Bisnis DuaKodiKartika.com

 

Sebelum masuk lebih dalam ke judul, saya ingin menyampaikan bahwa ada tiga tahapan di dalam bisnis yang jika tahapan ini sudah di lalui, Insya Allah bisnis itu adalah bisnis yang sehat dan mampu untuk bertumbuh, serta banyak menebar manfaat.

 

Tahapan itu adalah Starting, Running, dan Growing.

Untuk penjelasan lebih lanjutnya mengenai tiga tahapan itu. Teman-teman bisa baca tulisan Kang Rendy Saputra disini http://keke.co.id/memahami-pentahapan-dalam-bisnis/ . atau bisa lihat langsung penjelasannya melalui video di bawah.

 

 

Nah, setelah nonton video di atas saya rasa teman-teman sudah tahu tentang ke tiga tahapan itu. Dan jika teman-teman memiliki bisnis pasti teman-teman sudah tahu sedang berada di tahapan mana dalam bisnis.

Setelah saya mempelajari tentang ke 3 tahapan bisnis, saya sadar bisnis saya masih berada di tahap pertama yaitu Starting. Oleh karena itu fokus saya saat ini adalah menghasilkan dan memperbanyak sales.

 

 

The Magic Marketing Funnel

 
Saat berjualan, banyak orang yang berharap langsung terjadinya transaksi penjualan (sales) padahal ada proses yang harus di lalui. Ada juga orang yang langsung menawarkan produknya ke orang lain, padahal kenal juga nggak, orang yang di tawarkan produknya pun belum tahu itu produk apa?.

 
Jika seperti itu bagaimana bisa terjadi penjualan?

 
Di facebook, terkadang saya mendapat message dari orang yang baru saja saya konfirmasi pertemanannya. Tiba-tiba ia langsung jualan produknya ke saya lewat message.

 
Dalam hati saya bilang “Siapa elooo?? tiba-tiba jualin gw. Terus kenapa gw harus beli ke dia”. Mungkin teman-teman yang membaca ini pernah mengalaminya. Mungkin. 🙂

 
Sebenarnya jika ia memahami tentang The Magic Marketing Funnel / Sales Funnel. Ia tidak langsung jualan dengan orang yang baru di kenalnya. Apalagi jika jualannya di Sosial Media.

 
Jika ia ingin berjualan di sosial media seperti Facebook Personal maka yang harus ia lakukan adalah >> melakukan riset target market >> Add Friend orang-orang yang menjadi target marketnya >> Mengenalkan dirinya kepada friend listnya (Personal Branding) >> Melakukan edukasi kepada friend listnya mengenai produknya, sehingga yang tadinya teman-teman facebooknya dari tidak tahu menjadi tahu tentang produknya >> Menyaring oarng-orang yang tertarik kepada produknya ke sebuah Grup khusus di FB, bisa juga di BBM, WA, Telegram atau bahkan Email >> Nah setelah itu melakukan penawaran tentang produknya >> Barulah Terjadi Transaksi Penjualan.

 
Kira-kira seperti itulah tahapan yang harus teman-teman lakukan untuk berjualan menggunakan Akun Personal Facebook, dan tentu saja ini gratis. Ada sebuah buku yang membahas lengkap tentang bagaimana cara berjualan di FB. buku itu berjudul Gara-Gara Facebook. Teman-teman bisa lihat reviewnya disini.
***

Sales Funnel

 
Yang saya pahami saat menyimak penjelasan kang Rendy ternyata The Magic Marketing Funnel itu berbeda dengan Sales Funnel. Kalau sales funnel itu berhenti sampai terjadinya sales/penjualan. Sementara The Magic Marketing Funnel lebih dari itu. Ia mengubah orang-orang yang sudah membeli produk teman-teman menjadi Advocate (merekomendasikan produk teman-teman ke Market).

 
Atau secara sedarhana market itu di bagi menjadi 3 Temperatur yaitu:

 
1. Cold Market
Cold Market ini adalah orang-orang yang belum tahu tentang produk teman-teman. Mereka belum tahu apa manfaat dari produk teman-teman. Nah, tugas teman-teman saat berjualan adalah mengubah cold market ini menjadi Warm Market.

 
2. Warm Market
Nah, di Warm Market ini adalah orang-orang yang sudah tahu tentang produk teman-teman. Bukan hanya tau namun mereka juga sudah tertarik dengan produk teman-teman. Setelah itu, geser lagi dari warm market menjadi hot market.

 
3. Hot Market
Ketika warm market sudah berpindah ke Hot Market. maka di hot market ini adalah orang-orang yang sudah siap membeli produk teman-teman. Ketika ada produk baru dari toko online teman-teman. Mereka akan langsung siap membeli produk teman-teman. Itulah Hot Market.

 

 

Cerita Saya Berjualan Melalui FB Ads

 
Saat mengiklankan produk saya melalui FB Ads. Goal saya saat itu bukanlah terjadinya transaksi saat mengiklankan produk .

 
Namun yang saya lakukan adalah mengumpulkan oarng-orang yang tertarik dengan produk yang saya iklankan atau istilah lainnya adalah Leads dan membangung List (List Building) melalui kontak BBM dan WA.

 
Walaupun pada saat saya mengumpulkan Leads dengan cara mengiklankan produk saya melalui FB Ads ternyata ada juga yang langsung melakukan transaksi sehingga dari transaksi itu tertutuplah biaya iklan saya dan bahkan lebih. Alhamdulillah 🙂

 
Saya mengiklankan produk saya itu dengan biaya Rp. 50.000 / hari dengan jenis iklan PPE (Page Post Engagement) dan berjalan selama 1 minggu, untuk target marketnya seperti apa, ini rahasia dapur ya hehe…

 
dan inilah hasilnya..

bandicam-2016-10-24-18-36-22-993

Iklan yang saya jalankan itu menjangkau 82,156 orang. Bayangkan gimana caranya saya menjangkau 82,156 orang dengan waktu singkat kalau bukan tanpa FB Ads.

 
Saya juga mendapatkan 3.6k like, 35 Share dan 26 Coments. 71 kontak BBM, dan 29 WA.

bandicam-2016-10-24-20-40-47-299

 

Per Engagementnya saya hanya di kenakan 38 perak dan menghabiskan Rp. 340,665 selama 1 minggu.

 
Dari data di atas saya tidak ingin menjelaskan bagaimana saya menjalankan iklan tersebut. Jujur aja, saya ini benar-benar autodidak main FB Ads. Ngga pernah beli Ebook, video Course atau apapun. Cuma ikutin pembelajaran gratisan dan di youtube banyak banget. coba deh cari terus praktekin.

 
Yang jadi titik bahasan saya adalah sales funnel yang terjadi dari iklan saya. Coba teman-teman perhatikan. Dari 82,156 orang yang terjangkau oleh iklan saya hanya 3.6K yg memberikan like, hanya 26 orang yang coment dan hanya 35 orang yang share. 71 orang invite BBM dan 29 WA. Oh iya penjualan lebih banyak datangnya dari WA.

 
Seperti inilah yang saya lakukan…

3-temperatur-market

 

Nah, jadi setelah saya menawarkan produk saya kepada market. Saya tidak langsung berharap terjadinya penjualan, tapi yang saya lakukan adalah mengarahkan untuk invite BBM/chat WA/ Email. Gunanya agar saya tahudari market yang saya tawari produk tersebut bisa tersaring siapa saja orang yang memang benar-benar tertarik.

 
Setelah itu barulah saya arahkan mereka agar membeli produk saya, dan kemudian membeli lagi, kemudian membeli lebih banyak, kemudian menjadi Advocate.

 
Mungkin ini saja yang bisa saya tulis pada kesempatan kali ini. Agar teman-teman lebih mengerti tentang bisnis. Saran saya join deh di Sekolah Bisnis DuaKodiKartika.com

Gravatar Image
Andri Uye adalah seorang blogger yang menyukai dunia internet marketing dan juga pengembangan diri. Melalui andriuye.net saya ingin berbagi kepada teman-teman tentang inernet marketing dan juga pengembangan diri