Cara Memulai Bisnis online dengan dropship
Cara Memulai Bisnis online dengan dropship

Cara Memulai Bisnis online dengan dropship

Posted on

Banyak cara untuk memulai bisnis online. Namun pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang bagaimana caranya memulai bisnis online dengan modal minim dan caranya adalah dengan Dropship.

Cara Memulai Bisnis online dengan dropship

Apa itu Dropship?

Dropship adalah sebuah sistem dimana teman-teman sebagai penjual tidak perlu memiliki stok produk untuk dikirim ke pembeli. Temen-teman hanya perlu mencari supplier yang menyediakan fasilitas dropship.

Ketika teman-teman berjualan lalu memiliki pembeli. Teman-teman tinggal memesan kepada supplier dan supplier tersebut akan mengirimkan produk yang dipesan atas nama teman-teman. Nah, sistem inilah yang dinamakan Dropship.

Setiap bisnis memiliki kelebihan dan kekurangan. Termasuk pada bisnis ini. Nah, ini dia kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan Dropship

1. Modal Minimpun Jadi

Untuk memulai bisnis online dengan sistem dropship ini. Teman-teman tidak memerlukan banyak modal. Modal dibawah satu juta pun bisa untuk memulainya. Inilah yang saya sangat suka dari bisnis dropship ini. Yup, modal minimpun jadi !

2. Nggak Perlu Ribet
Teman-teman nggak perlu ribet buat ngurusin yang namanya stok barang, pengemasan barang sebelum dikirim dan proses pengiriman barang. Karena semua proses itu sudah ditanggung supplier. Dan tugas kita hanyalah tinggal promosi, promosi dan promosi.

3. Ngerjainnya bisa dari mana aja
Ini juga jadi salah satu alasan yang saya suka dari bisnis ini. Yaitu kita bisa ngerjainnya dari mana aja. Cukup dengan gadget dan koneksi internet kita bisa berhubungan dengan supplier maupun pembeli dengan media sosial, email dll. (Enakkan… 😀 )

4. Minim Biaya Oprasional
Tidak seperti bisnis konvensional. Bisnis dropship ini tidak membutuhkan biaya oprasional seperti biaya listrik, gaji pegawai, biaya sewa tempat dll. Seperti yang telah saya sebutkan di poin no 3. Cukup dengan gadget dan koneksi internet kita bisa menjalankan bisnis ini. (yeeee…  )

Kekurangan Dropship

1. Keuntungan yang kecil
Biasanya keuntungan yang didapatkan relatif kecil. bisa saja teman-teman menaikkan harga. Namun ini beresiko merusak kepercayaan pelanggan. Dan juga biasanya sudah ada harga yang ditetapkan oleh supplier untuk dropshipper.

Untuk menyiasati hal ini saran saya adalah dengan menjual lebih banyak. Bayangkan saja jika satu produk teman-teman bisa mendapatkan keuntungan 10rb maka jika teman-teman bisa menjual 10 produk dalam sehari maka teman-teman akan mendapatkan keuntungan 100rb dalam sehari.

jika dikalikan 30 hari maka… Teman-teman bisa hitung sendiri lah 

2. Stok barang tidak up to date
Kekurangan ini bisa menguji kesabaran pelanggan dimana ia menanyakan stok barang ready atau ngga. Semantara seorang dropshipper tidak mengetahui stok barang karena yang mengetahui stok barang hanyalah supplier. Dan seorang dropshipper harus bertanya ke supplier tentang stok barang. Itupun kalau suppliernya cepat menjawab kalau tidak.

3. Mendapat komplain dari pelanggan
Ini bisa saja terjadi jika si supplier tidak mengirimkan barang sesuai dengan permintaan pelanggan. Contoh: pelanggan A ingin gelang warna biru. Namun si supplier mengirimnya dengan warna merah.

Nah, jika kejadiannya seperi contoh di atas. Seorang dropshipperlah yang akan mendapatkan komplain.

4. Pengetahuan tentang produk yang minim
Biasanya Dropshiper kurang mengetahui tentang detail produk. Hal ini dikarenakan dropshipper hanya melihat gambar dan deskripsi yang diberikan oleh supplier. Dan juga biasanya dropshipper hanya fokus pada penjualan.

Untuk poin ini saran saya kalau bisa sebelum menjual produk. Teman-teman beli dulu produknya dan pelajari tentang produknya. Jadi jika nanti ada yang bertanya tentang detail produk, teman-teman bisa menjelaskannya.

Nah, teman-teman sudah tahukan tentang kelebihan dan kekurangan menjadi dropshipper itu. Sekarang, kita lanjut deh untuk menjual produk. Eiiittsss… Sebelum itu, jangan maen asal jual aja ya! Kita perlu melakukan yang namanya Riset produk. Tujuannya adalah agar teman-teman tidak menjual produk yang tidak laku dipasaran.

Riset Produk

Ada banyak cara untuk melakukan riset produk. Tapi, disini saya hanya membahas beberapa saja.
#Pertama adalah dengan menggunakan Google Keyword Planner.
#Kedua adalah dengan menggunakan Google Trend
#Ketiga adalah dengan mencari produk terlaris di berbagai Marketplace

Setelah teman-teman mendapatkan produk yang ingin di jual. Langkah selanjutnya adalah dengan mencari supplier yang menyediakan dropship.

Tips Mencari Suplier Untuk Dropship

Saya akan memberikan beberapa tips untuk mencari supplier

1. Status Suplier Jelas
Sebelum teman-teman memutuskan untuk bekerjasama dengan supplier. Teman-teman harus memastikan status dari supplier tersebut apakah jelas atau tidak. Seperti memiliki website profesional untuk menjaring Reseller dan dropshipper, alamat jelas dsb.

2. Pelayanannya Fast Respon nggak?
Nah, hal yang satu ini yang harus teman-teman cari tahu. Jika teman-teman sudah menemukan supplier yang jelas. Coba tanya-tanya dulu apakah supplier tersebut fast respon atau tidak. Jika tidak, ini akan mempersulit teman-teman pada saat menanyakan stok produk ready atau nggak?

3. Jujur
Carilah supplier yang jujur. Karena kejujuran adalah hal yang sangat penting dalam hal apapun.

4. Bertanggung jawab
Jika teman-teman sudah mendapatkan pembeli dan terjadi transaksi, lalu saat barang sampai ke konsumen ternyata barang tersebut cacat. Dalam hal ini teman-temanlah yang pertama kali mendapatkan komplain seperti yang sudah saya sebutkan di atas.

Nah, teman-teman juga berhak meminta pertanggun jawaban kepada supplier untuk dilakukan retur/pengembalian barang seusai ketentuan dari supplier.

Nah, itu dia beberapa tips singkat dari saya tentang memilih supplier. Jika teman-teman masih bingung dan sulit menemukan supplier yang dapat di percaya. Saya merekomendasikan teman-teman untuk bergabung di supplier.id
Setelah teman-teman mendapatkan supplier dan produk untuk dijual. Sekarang saatnya untuk mulai jualan. (yyeee…)

Cara berjualan online itu gampang-gampang susah. Gampang kalau sudah tahu caranya dan susah kalau belum. Nah, disini saya akan mengulasnya cara untuk berjualan online.

#YangPertama teman-teman bisa membuat toko online (jika memiliki modal yang cukup) dengan membeli domain dan hosting atau jika teman-teman tidak ingin ribet bisa memakai jasa pembuatan toko online. Sekarang sudah banyak jasa pembuatan toko online yang murah-murah.

#YangKedua jika teman-teman memiliki modal yang cekak (minim) teman-teman bisa memulainya dengan cara gratisan (gratisan tapi powerfull). Nah, teman-teman bisa memasang produk di berbagai marketplace seperti, Tokopedia, Bukalapak, Kaskus, Olx, Berniaga, dll. Banyak kekurangan dan kelebihan dari marketplace di atas yang tidak akan saya bahas disini.

Teman-teman juga bisa memanfaatkan sosial media untuk jualan seperti Facebook, Twitter, Instagram, BBM, dll.
Saya sendiri berjualan lewat Facebook. Tepatnya lewat sebuah Fanspage. Jadi saya membuat fanspage lalu saya posting produk jualan saya lalu saya iklankan. #UdahGituAja.

Oh iya, Disini saya hanya berbagi sedikit yang saya tahu tentang Dropshipper. Jika teman-teman mau serius dalam berbisnis online khususnya untuk dropship teman-teman bisa membeli panduannya disini.

Kesimpulan

Bisnis Dropship ini menurut saya sangat cocok sekali buat teman-teman yang ingin memulai bisnis online. Karena ada banyak sekali jenis-jenis bisnis online dan menurut saya dari sekian banyaknya yang termudah dan tercepat adalah dengan dropship.
Jadi segeralah mulai dengan Dropship.

Sudah banyak yang memulai bisnis online dengan Dropship yang awalnya tidak memiliki stok produk hingga mempunyai stoknya. Jadi sekali lagi buat teman-teman yang ingin memulai bisnis online. Mulailah dengan Dropship.

Gravatar Image

Andri Uye adalah seorang blogger yang menyukai dunia internet marketing dan juga pengembangan diri. Melalui andriuye.net saya ingin berbagi kepada teman-teman tentang inernet marketing dan juga pengembangan diri