Sudah Buka Bisnis Franchise, tapi Sepi? Ini Penyebabnya!

Posted on

Bisnis franchise sudah menjadi magnet bagi sebagian orang yang ingin membuka usaha utama maupun usaha sampingan, tapi bingung mulai dari mana. Dengan membuka bisnis franchise, Anda sudah mendapat paket lengkap: product knowledge, booth (rombong), produk dan semua pelengkapnya (bumbu, kertas pembungkus, dan lain lain). Walau Anda harus membayar puluhan juta, tapi Anda mendapat petunjuk bagaimana cara membuka bisnis kuliner, dan tinggal menjalankan usahanya. Karena banyak orang sudah mengenal nama franchise tersebut.

Dalam sehari dua hari dagangan ayam goreng fanchise Anda laku, tapi belakangan kok sepi? Coba evaluasi, apa Anda sudah memberi pengumuman kepada kawan kawan dan saudara, bahwa Anda mengelola bisnis franchise? Dengan promosi kepada orang terdekat, mereka akan mendatangi tempat berjualan Anda karena customer cenderung membeli barang pada penjual yang sudah mereka kenal. Promosi dari mulut ke mulut masih ampuh untuk melariskan bisnis kuliner Anda.

Selain promosi mulut ke mulut, manfaatkan media sosial untuk berjualan. Pasang foto produk unggulan dari bisnis franchise Anda. Teman facebook atau follower instagram yang tertarik, akan menghubungi Anda dan memesannya. Jangan lupa untuk menambah jasa layanan antar (delivery order), agar mereka tidak susah susah mencari lokasi jualan Anda. Anda bisa menggaji seorang kurir khusus atau mempercayakannya pada kurir ojek online.

Selain di akun media sosial pribadi, Anda bisa meminta tolong teman untuk mempromosikan produk dari bisnis kuliner Anda. Jika Anda punya teman yang punya lebih dari 2.000 followers di instagram, coba rayu dia. Beri beberapa potong ayam goreng jualan Anda, dan barter dengan postingannya yang sedang memamerkan ayam goreng itu. Atau cari artis dan selebgram yang menerima endorse tanpa dibayar, mau posting hanya dengan mendapatkan produk. Promosi seperti ini juga bisa menggaet pelanggan baru, dan bisnis franchise Anda bisa makin berjaya.

Baca Juga: Cara Jualan di Instagram Agar Laris Untuk Pemula

Sudah melakukan tips tips itu tapi masih sepi? Lihat kembali, apakah Anda sudah benar benar mengikuti prosedur dari pihak franchise? Sudahkah Anda menggoreng ayam dengan stAndar yang disyaratkan? Jangan jangan pembeli kabur karena ayamnya kurang matang, atau bahkan gosong. Jika Anda menggaji seorang koki, perhatikan terus kinerjanya.

Walau bisnis franchise memiliki keseragaman dalam hal produk dan logo, namun Anda bisa menambah satu nilai tambah, yaitu layanan prima. Sudahkah tersenyum kepada pembeli? Apakah delivery ordernya selalu tepat waktu? Jika Anda memberi layanan prima, maka bisnis kuliner akan terus berlanjut dan membesar. Karena pelanggan merasa bahwa mereka selalu diutamakan oleh penjual.

Perhatikan juga kebersihan tempat jualan karena Anda bergelut dalam bisnis kuliner, maka higienitas adalah hal utama. Pastikan rombong dan peralatan masak selalu bersih, rapikan juga sekitarnya. Sediakan tisu dan tisu basah bagi para pelanggan, yang ingin menikmati ayam di tempat. Buang sampah kardus di tempat yang seharusnya. Jika tempatnya rapi dan bersih, pelanggan akan percaya bahwa produk Anda aman dan nikmat.

Membuka bisnis kuliner memang memiliki tantangan tersendiri. Walau Anda membeli bisnis franchise, tapi itu bukan jaminan akan langsung laris manisk arena sebuah bisnis tentu saja butuh promosi, manajemen, dan juga layanan prima.
Setelah Anda memiliki satu booth franchise, bukan tak mungkin jika di tahun ketiga, Anda bisa menambah satu cabang lagi. Dengan syarat, harus ulet dan selalu optimis dan sabar dalam menjalani bisnis.

Gravatar Image
Andri Uye adalah seorang blogger yang menyukai dunia internet marketing dan juga pengembangan diri. Melalui andriuye.net saya ingin berbagi kepada teman-teman tentang inernet marketing dan juga pengembangan diri